Belanja Via Online Banyak Untungnya! Kunjungi Hokione.id

7 Tren Industri Elektrikal dan Mekanikal 2026 di Dunia, Mobil Listrik Hidrogen Hingga Teknologi Smart Home

Ditulis oleh Ayu Almas | 17 Jan 2026

Industri elektrikal global sedang berada di fase transformasi besar. Dorongan menuju efisiensi energi, dekarbonisasi, dan digitalisasi membuat teknologi kelistrikan berkembang jauh melampaui fungsi konvensionalnya. 

Memasuki 2026, ada beberapa tren utama yang diprediksi akan berdampak langsung pada bisnis, infrastruktur, dan tenaga profesional di bidang elektrikal. 

Mau tahu apa saja tren dan inovasi elektrifikasi Indonesia dan dunia yang diprediksi akan semakin kuat di tahun 2026? PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo merangkum daftar tren ini berdasrkan riset dan tulisan yang dipublikasikan NECA dan StartUs Insight berikut.

 

Baca Juga: Rekomendasi RCBO Schneider Terbaik untuk Panel Listrik dan Cara Mendapatkannya

 

Tren Industri Elektrikal 2026

1. Kendaraan Listrik Berbasis Hidrogen (Fuel Cell Electric Vehicles/FCEVs)

FCEV masih tergolong ceruk pasar, namun nilainya tumbuh sangat cepat. Saat ini terdapat lebih dari 600 perusahaan FCEV di dunia dengan ratusan ribu tenaga kerja. Meskipun pertumbuhan jumlah perusahaan relatif stabil, nilai pasar FCEV diproyeksikan melonjak hingga ratusan miliar dolar dalam sepuluh tahun ke depan.

Sekitar 90 ribu kendaraan berbasis fuel cell sudah beroperasi secara global, dengan tren bergeser ke kendaraan berat seperti truk dan bus. Hal ini menunjukkan FCEV lebih efektif untuk kendaraan dengan utilisasi tinggi dan rute tetap.

Meski demikian, FCEV bukan pengganti total kendaraan listrik baterai, melainkan solusi spesifik untuk sektor logistik, transportasi publik, dan industri berat. Tantangan utamanya masih pada infrastruktur hidrogen dan biayanya yang masih lebih mahal.

2. Microgrid

Microgrid menjadi salah satu segmen paling aktif dalam industri elektrikal. Ribuan perusahaan terlibat dalam pengembangan microgrid untuk kawasan industri, kampus, rumah sakit, hingga wilayah terpencil.

Fungsi utama microgrid meliputi:

- Ketahanan listrik saat terjadi gangguan jaringan utama

- Integrasi energi terbarukan seperti surya dan baterai

- Optimalisasi biaya energi

Pasar microgrid global diproyeksikan menembus ratusan miliar dolar pada dekade berikutnya, seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem kelistrikan yang fleksibel dan terdesentralisasi.

Microgrid bisa digunakan sebagai strategi jangka panjang. Untuk negara berkembang dan kawasan industri, microgrid adalah jembatan menuju sistem energi yang lebih andal dan berkelanjutan.

3. Thin-Film Solar Panel

Panel surya thin-film memang belum sebesar panel silikon konvensional, tetapi pertumbuhannya tergolong cepat. Teknologi ini memungkinkan pemasangan pada permukaan di luar standar seperti:

- Dinding gedung (building-integrated PV)

- Atap ringan atau melengkung

- Kendaraan dan perangkat bergerak

Jenis teknologi seperti CdTe, CIGS, dan perovskite membuka peluang desain yang lebih fleksibel, terutama di era regulasi bangunan hijau dan target net-zero emission. Thin-film solar panel memberikan pilihan panel surya yang lebih fleksibel dan desainnya efisien. 

4. Kesadaran Energi & Modernisasi Jaringan Listrik (Smart Grid)

Smart grid diprediksi akan menjadi tren baru yang merupakan tren lanjutan dari masifnya konsumsi listrik akibat penggunaan energi berlebihan di era mobil listrik dan lainnya. Smart grid hadir sebagai solusi dengan memanfaatkan sensor digital, komunikasi dua arah, dan data real-time.

Keunggulan smart grid antara lain:

- Penyesuaian otomatis beban listrik

- Integrasi energi terbarukan

- Pengurangan pemborosan energi

Pasar smart grid global tumbuh pesat karena dianggap sebagai fondasi utama sistem kelistrikan modern. Ke depan, kemampuan memahami integrasi sistem digital dan kelistrikan akan menjadi keunggulan bagi profesional elektrikal.

5. Distributed Energy Resources (DERs)

DERs mencakup pembangkit skala kecil seperti panel surya rooftop, baterai, dan genset pintar. Teknologi ini memberi konsumen kendali lebih besar atas produksi dan konsumsi energi mereka.

DERs juga mengurangi ketergantungan pada pembangkit terpusat dan jaringan transmisi jarak jauh, sehingga sistem listrik menjadi lebih resilien.

6. Smart Home dan Smart City

Teknologi smart home terus berkembang, mulai dari pencahayaan pintar, thermostat cerdas, sistem keamanan otomatis, hingga peralatan rumah tangga berbasis IoT.

Lebih jauh, konsep smart city mengintegrasikan smart home dengan sistem kota, termasuk energi bersih, pengelolaan listrik darurat, dan efisiensi infrastruktur.

Integrasi smart home dan smart city membuka peluang besar bagi pelaku industri elektrikal, terutama di bidang instalasi, sistem kontrol, dan otomasi.

7. Industrial Heat Pump (IHP)

Industrial Heat Pump menjadi solusi penting dalam dekarbonisasi sektor industri. Sistem ini mampu memanfaatkan kembali panas proses dengan efisiensi tinggi dan penghematan energi hingga 90% dibanding sistem konvensional berbasis fosil.

Teknologi ini sangat relevan untuk industri manufaktur, makanan-minuman, dan kimia. IHP diproyeksikan menjadi simbol pergeseran industri menuju proses yang lebih bersih dan cerdas.

Powered by Froala Editor

 

Baca Juga: 6 Perbedaan ELCB dan RCBO, Circuit Breaker Pelindung untuk Panel Listrik

 

Tren Industri Elektrikal 2026 di Indonesia

Sama seperti yang tengah terjadi di berbagai negara, Indonesia juga masih mengikuti tren industri elektrikal 2026 yang sebagian besar sama, seperti pengembangan lanjutan kendaraan listrik, smart grid dan microgrid, hingga transisi energi terbarukan.

Dirangkum dari berbagai sumber, tren industri elektrikal di Indonesia pada 2026 diprediksi akan fokus pada:

1. Transisi ke Energi Terbarukan

Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 menargetkan kapasitas pembangkit baru dengan porsi besar dari EBT seperti solar, hidro, dan geothermal, sehingga bauran energi terbarukan naik signifikan dibanding sebelumnya.

2. Modernisasi Jaringan Listrik (Smart Grid dan Super Grid)

Pemerintah menekankan pengembangan smart grid sebagai bagian dari strategi transisi energi untuk mendukung integrasi energi terbarukan, meningkatkan efisiensi dan keandalan pasokan listrik. Sistem ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang nasional untuk efisiensi distribusi dan pengelolaan listrik yang lebih cerdas.

3. Pengembangan Microgrid untuk Daerah Terpencil

PLN mengembangkan hybrid microgrid (kombinasi energi terbarukan dan baterai) untuk menggantikan pembangkit diesel di ribuan lokasi terpencil di Indonesia. Hal ini membantu menjawab kebutuhan listrik di daerah pulau terpencil dan mengurangi biaya operasional.

4. Pertumbuhan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Pertumbuhan infrastruktur kendaraan listrik terus meningkat, terutama jaringan stasiun pengisian listrik umum (SPKLU) dan fasilitas home charging, mendukung mobilitas listrik di kota-kota besar.

5. Perluasan Jaringan Transmisi dan Super Grid

Pembangunan jaringan transmisi baru, termasuk teknologi HVDC dan super grid antarpulau, menjadi fokus untuk menghubungkan sumber energi terbarukan yang tersebar ke pusat konsumsi listrik. Ini juga mendukung percepatan pengembangan energi bersih di seluruh wilayah.

 

Solusi Elektrikal Terkini Semua Tersedia di Hokione.id, Cek Sekarang!

 

Sebagai bagian dari ekosistem industri, PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo dan Hokione.id sebagai distributor elektrikal dan mekanikal terdepan di Indonesia terus mengikuti dan menyesuaikan diri dengan perkembangan tren industri elektrikal, mulai dari transisi energi terbarukan, modernisasi sistem kelistrikan, hingga kebutuhan teknologi industri yang semakin cerdas dan efisien.

Melalui penyediaan produk berkualitas, layanan, hingga solusi terbaik, kami berkomitmen untuk terus terlibat dan mendukung pertumbuhan sektor elektrikal di Indonesia dan dunia.



Powered by Froala Editor

Related News

Apa itu MCB Listrik dan MCCB
Sep 2020
Apa itu MCB Listrik dan MCCB, tahukah kamu tentang perbedaan kedua produk tersebut? Bagi orang awam, kedua perangat listrik tersebut sering kita dengar, namun terkadang masih keliru dalam memahami ked... See More
4 Penyebab Meteran Listrik Ada Tulisan Periksa, Catat Kode Reset Ini untuk Hilangkannya!
Sep 2024
Penyebab meteran listrik ada tulisan PERIKSA bisa bermacam-macam, terutama berhubungan denga gangguan kelistrikan yang berbahaya jika dibiarkan. Pernahkah Anda melihat tulisan "PERIKSA" pada... See More